17 Mei 2009

Diabetes Pada Anak-Anak

Juvenile Diabetes
Diabetes yang terjadi pada anak-anak dikenal sebagai juvenile diabetes, tetapi juga sering disebut sebagai diabetes type 1. Karena jenis diabetes yang sering terjadi pada anak-anak dibawah umur 16 tahun adalah diabetes type 1, dengan jumlah kasus sekitar 90% - 95%. Juvenile diabetes disebabkan oleh ketidak-mampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin. Merupakan penyakit autoimmune, yang berarti sistem pertahanan tubuh menyerang organ/ bagian tubuh yang lain.

Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, kasus juvenile diabetes meningkat 3 kali lipat. Dan di Eropa dan Amerika Serikat, kini muncul kasus diabetes type 2 pada anak-anak untuk pertama kalinya. Penyebabnya diperkirakan karena faktor genetika dan faktor lingkungan. Tetapi mayoritas penderita tidak mempunyai sejarah keluarga dengan diabetes.

Gejala juvenile diabetes sama seperti diabetes pada orang dewasa, yaitu mudah merasa lapar dan haus, penurunan berat badan secara drastis, mudah lelah, peningkatan jumlah urin, dan gejala diabetes pada anak-anak dapat juga ditandai dengan sering sakit perut, sakit kepala dan permasalahan perilaku. Para tenaga medis perlu mempertimbangkan kemungkinan juvenile diabetes pada anak yang merasa perut sakit tanpa penyebab yang jelas dalam beberapa minggu dan disertai dengan gejala yang khas.

Jika anda menemui gejala-gejala mirip juvenile diabetes pada anak anda, segeralah periksakan kesehatan anak anda pada dokter dan ceritakan gejala-gejala yang muncul pada anak anda.


16 komentar pada
Diabetes Pada Anak-Anak :

Cara Belajar on 17 Mei 2009 20.49 mengatakan...

wah.... Mustio hatie" yak...

Nice POST...

mampir yah ^^

Cara Belajar

Dr. Davon Jacobson, MD on 22 Mei 2009 23.57 mengatakan...

This is really a well laid out website. I like how you have presented your information with excellent detail. Keep up the great work here and please visit by my blog sometime. The url is http://healthy-nutrition-facts.blogspot.com

angga - singapore airlines strategy on 23 Mei 2009 23.50 mengatakan...

Wah lho... ternyata anak2 juga bisa terserang diabetes ya. baru tau nih

student loan tips on 25 Mei 2009 04.01 mengatakan...

Diabetes pada anak2 terjadi karena faktor keturunan kah?

Lala on 3 Juni 2009 06.09 mengatakan...

Wah anak anak bisa terkena diabetes juga, baru tahu nich. Makasih infonya, bermanfaat sekali :)

plc on 28 Agustus 2009 03.32 mengatakan...

Jadi, anak-anak juga bisa terkena diabetes yah...
Mudah-mudahan anak saya tidak terkena diabetes

stopdreamingstartaction on 17 Desember 2009 10.10 mengatakan...

wah pada anak-anak bisa diabetes juga ya. baru tau saya, soalnya biasanya yg sering terkena itu orang tua

mbah gendeng on 5 Januari 2010 07.36 mengatakan...

makasih atas informasi kesehatannya

Astaga.com lifestyle on the net on 5 Januari 2010 20.36 mengatakan...

baru tahu nich. Makasih infonya, bermanfaat sekali :)

festival museum nusantara on 8 Januari 2010 14.55 mengatakan...

aku numpang keren ya sob

nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular on 18 Januari 2010 15.13 mengatakan...

Thanks mas naufal info dan kebaikannya

Indonesia Java International Destination on 24 Januari 2010 02.42 mengatakan...

Uh..kasihan ya kalo anak2 sampai kena diabetes.

grosir baju Murah on 8 Mei 2010 13.23 mengatakan...

numpang lewat ya sob

grosir bAju murah on 8 Mei 2010 13.38 mengatakan...

wah wah ternyata
thxz infonya

BundaBun mengatakan...

kalau anak saya, usia 3 tahun 10 bulan, gampang sekali luka, pada aki maupun tangan, hanya karena hal sepele, misalnya awalnya sekadar lecet. Namun lama sekali untuk penyembuhan, bisa 1 hingga 2 bulan; dan ini sering sekali terjadi. Sudah dikonsultasikan ke dokter, yang pertama bilang hanya sensitive saja. Dokter kedua bilang, alergi kotoran dan debu. Saya tanya kemungkinan diabetes, katanya tidak ada diabetes pada anak. Tapi saya curiga anak saya diabetes, karena bapak saya meninggal karena diabetes, ibu mertua saya juga penderita diabetes. Bagaimana ya? Help me....

m.arif.novianto mengatakan...

anak kami, laki-laki, berumur 6 thn 10 bln. Pada awal ramadhan lalu ia menderita sakit deman. Setelah itu muncul gejala diabetes. Kami mulai menyadari itu gejala diabetes setelah selesai lebaran. Berat badannya turun. Semula beratnya 20kg menjadi 17.8 kg. Hari minggu yang lalu (20 Sept 10) kami bawa anak ke lab, hasilnya sangat mengejutkan. Kadar gulanya 207 dan pemeriksaan lanjut 460. Kemarin kami bawa anak kami ke dokter anak. Dokter ini tidak berani mengambil tindakan, karena baru menemukan kasus seperti. Hari ini kami akan memeriksakan anak kami di dokter rujukan. Perlu diketahui anak kami sangat jarang makan junkfood atau minum softdrink. Karena ia berbadan kurus ketika nafsu makan meningkat, kami sangat senang, ternyata kami baru menyadari belakang. Itu salah satu gejala diabetes. Saat ini anak kami masuk dalam suspect DM. Semoga pengalaman kami ini dapat menjadi perhatian orangtua yang lain agar lebih waspada pada anaknya.

Posting Komentar pada
Diabetes Pada Anak-Anak :

 

Komentar

Google Friend Connect

Copyright © Kesehatan dan Psikologi - Diabetes Pada Anak-Anak