28 November 2009

Faktor-Faktor Penyebab Kecanduan Rokok

Kecanduan Merokok
Kecanduan rokok atau bisa disebut kecanduan nikotin yang terdapat dalam rokok, memiliki banyak faktor penyebab. Jika anda memiliki keinginan untuk menghentikan kebiasaan merokok, anda perlu mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab kecanduan rokok.

Berdasarkan hasil survey, faktor-faktor penyebab kecanduan rokok meliputi :

Faktor Sosial

Faktor terbesar dari kebiasaan merokok dipengaruhi oleh faktor sosial atau lingkungan, dimana karakter seseorang banyak dibentuk oleh lingkungan sekitar, baik dari keluarga, tetangga, ataupun teman pergaulannya. Bersosialisasi merupakan cara utama pada anak-anak dan remaja untuk mencari jati diri mereka. Dengan melihat apa yang dilakukan orang lain dan kadang kala mencoba untuk meniru apa yang dilakukan orang lain. Hal itu merupakan suatu proses yang terjadi pada remaja untuk mencari jati diri dan belajar menjalani hidup bersosial. Namun sangat disayangkan, tidak hanya kebiasaan-kebiasaan yang baik saja yang ditiru melainkan juga kebiasaan-kebiasaan buruk, termasuk kebiasaan merokok.

Jika seseorang yang bukan perokok, hidup atau berkerja bersama dengan seorang perokok, secara otomatis salah satunya akan terpengaruh. Mungkin yang bukan perokok mulai mencoba merokok, mungkin juga sebaliknya yang perokok mengurangi konsumsi rokok. Baik disadari maupun tidak disadari, adaptasi tersebut dilakukan untuk berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan dan berusaha untuk diterima di lingkungan sosial-nya.

Kebutuhan Menghisap Dan Mengunyah

Setiap orang memiliki kebutuhan untuk mengisap dan mengunyah. Kebutuhan ini mulai ada sejak kita lahir yaitu kebutuhan untuk minum susu, dan secara berangsur-angsur berkurang dan hilang, tetapi pada beberapa orang masih ada sampai dewasa. Beberapa orang menggunakan rokok atau perangkat merokok dan asap sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan ini. Ada hipotesis bahwa kebutuhan ini lebih besar oleh beberapa orang dewasa kemudian oleh orang lain karena kebutuhan ini atau beberapa kebutuhan dasar serupa lainnya, belum sepenuhnya puas pada masa anak-anak.

Jika anda ingin berhenti merokok, maka ganti kebutuhan menghisap rokok dengan cara lain. Misal, diganti dengan permen, atau makanan-makanan ringan untuk dikunyah, ketika keingin merokok muncul. Memang, terlalu banyak mengkonsumsi makanan ringan merupakan salah satu penyebab obesitas. Namun untuk proses awal, cara ini dinilai efektif.

Respon Mengulang Otomatis

Ketika seseorang telah melakukan sesuatu berkali-kali dan cukup sering, maka akan tercipta pola pengulangan perilaku tertentu secara otomatis. Hal ini terutama berlaku jika tindakan tertentu dilakukan dalam situasi yang tidak menyenangkan, yang memberikan efek membuat seseorang merasa lebih aman dalam kehidupan sehari-hari dan rutinitas.

Seperti pola pengulangan otomatis selalu menjadi komponen dalam kebiasaan merokok. Kalau anda ingin berhenti merokok, anda harus mencari tahu di mana situasi dan lingkungan anda yang biasanya mengambil sebatang rokok. Kemudian cobalah untuk menghindari situasi-situasi atau lingkungan tersebut.

Nikotin Digunakan Sebagai Pengobatan

Nikotin memiliki efek penenang pada perasaan gugup. Pada saat yang sama memiliki beberapa efek anti-depresif, setidaknya dalam jangka pendek, dan itu membuat seseorang merasa lebih nyaman. Seseorang menderita kegugupan atau gejala depresi mungkin merasa bahwa merokok membantu dia melawan gejala mentalnya. Namun, secara bertahap akan ada kebutuhan untuk terus meningkatkan dosis nikotin yang lebih tinggi untuk memberikan efek yang lebih baik lagi, dan jika ada kekurangan nikotin di dalam tubuh, saraf atau perasaan depresif akan muncul lebih besar daripada sebelumnya.

Untuk memperoleh kepuasan ini, dengan kebutuhan untuk terus meningkatkan dosis yang lebih tinggi untuk mendapatkan efek yang lebih baik merupakan alasan utama untuk kebiasaan merokok. Anda harus mempertimbangkan apakah ini anti-depresif atau efek penenang yang menjadi alasan anda untuk merokok. Maka anda harus mencoba untuk mencari cara lain untuk mencapai efek yang sama. Aktif dalam kegiatan olahraga atau kegiatan di luar ruangan bisa mengurangi perasaan depresif anda. Jika perasaan depresi lebih serius, beberapa perawatan yang tepat sangat diperlukan, dan seorang psikolog atau jika perlu psikiater adalah orang yang tepat membantu anda. Jangan memberikan pengobatan sendiri, bisa-bisa anda terjerumus pada narkoba.

Faktor Genetik

Tidak semua orang sangat tergantung pada nikotin. Ada beberapa orang yang lebih mudah kecanduan nikotin daripada yang lain, dengan alasan yang masih susah untuk dipahami. Dan alasan-alasan tersebut diyakini diwariskan dalam kode genetik.

Kecanduan Pada Sel Syaraf

Otak secara normal memiliki substansi-substansi yang memberikan efek penenang dan efek rangsangan pada sel-sel saraf, dimana substansi-substansi tersebut bekerja dengan cara menempel pada reseptor-reseptor sel-sel saraf. Dan nikotin memiliki efek yang sama dengan substansi-substansi tersebut terhadap saraf, ketika nikotin menempel pada reseptor-reseptor di sel-sel saraf.

Dengan menempelnya nikotin pada reseptor, maka otak memproduksi dopamin. Dopamin inilah yang memberikan efek menenangkan dan merangsang organ-organ lain, yang memberikan efek menyenangkan dari merokok. Namun, ketika nikotin terus menginduksi pelepasan dopamin, otak secara bertahap mengurangi produksi dopamin ketika nikotin tidak ada, dan otak akan merasakan kebutuhan yang lebih besar terhadap nikotin untuk tetap bekerja normal dan merasa nyaman.


12 komentar pada
Faktor-Faktor Penyebab Kecanduan Rokok :

portal jual beli dan toko online gratis on 30 November 2009 11.07 mengatakan...

wah makasi ok banget nih

Mobile Gadgets on 4 Desember 2009 09.22 mengatakan...

hati-hati bahaya rokok...saya sudah kena akibatnya!

Antok on 4 Desember 2009 21.44 mengatakan...

Wah bahaya merokok siap menghantui anda....

stop smoking with anti nicotine on 5 Desember 2009 00.26 mengatakan...

Ada banyak cara untuk menghentikan kebiasaaan merokok, salah satunya dengan anti nicotine vaccine. Tapi yang paling penting adalah kesadaran diri untuk berhenti merokok

festival museum nusantara on 8 Januari 2010 15.18 mengatakan...

walopun orang dah pada tau bahayanya, tapi orang-orang lebih sering melupakannya

grosir baju anak on 4 Maret 2010 09.10 mengatakan...

untuk suamiku tidak merokok *gembira

tas branded on 25 Juli 2010 04.18 mengatakan...

ada trapy gak yah untuk berhenti merokok ?

com mengatakan...

berhenti merokok lebih baik

valentina mengatakan...

tapi kenepa di buat rokok padahal rokok itu mengandung KANKER hipotensi jantung dll tapi mengapa adanya rokok di indonesia rokok itu juga membuat populasi udara dan membuat cuaca menjadi tidak baik

valen mengatakan...

saya ingin rokok di hilangkan

fiber optik on 24 Februari 2011 13.00 mengatakan...

tips yg sangat bermanfaat sekali.thx bgt

Anonim mengatakan...

ayo kita galangkan semangat untuk menhindari rokok supaya generasi yang akan datang akan lebih baik lagi.......

 

Komentar

Google Friend Connect

Copyright © Kesehatan dan Psikologi - Faktor-Faktor Penyebab Kecanduan Rokok