Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2009

Cara Meningkatkan Kemampuan Otak

Tidak semua orang lahir dengan otak yang jenius, yang menurut banyak orang sebagai syarat untuk berprestasi. Itu tidak berarti bahwa kemampuan otak anda yang biasa saja tidak dapat berprestasi melebihi mereka yang cerdas dan jenius. Semua tergantung dari bagaimana anda memaksimalkan kemampuan kerja otak anda. Seperti halnya otot kita, semakin sering kita menggunakannya dan melatihnya, maka semakin besar dan kuat kemampuannya. Begitu juga dengan otak kita. Jika anda ingin meningkatkan kemampuan otak anda yang meliputi kesadaran mental, peningkatan memori, dan peningkatan kewaspadaan, berikut adalah cara-cara mudah yang bisa anda lakukan : Olahraga Kita tahu olahraga baik untuk kesehatan tubuh kita. Tapi pernahkah kita berpikir bahwa olahraga juga baik untuk otak kita? Lebih dari 20% darah dan oksigen yang mengalir dalam tubuh kita, dialirkan langsung dari jantung menuju otak. Olahraga, terutama latihan kardio (jantung), secara efektif akan meningkatkan aliran darah ke otak. S...

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) Pada Kehamilan

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) adalah tekanan yang diakibatkan dari aliran darah yang dipompa oleh jantung, mengalir cepat sehingga menekan dan merusak dinding arteri pada pembuluh darah. Seseorang dikatakan memiliki hipertensi jika pada pemeriksaan, tekanan darah diatas 140 mmHg sistolik atau 90 mmHg diastolik yang biasa ditulis 140/90 mmHg. Kelebihan berat badan, sensitifitas garam, konsumsi alkohol, kebiasaan hidup tidak sehat dan faktor keturunan adalah beberapa faktor penyebab munculnya masalah hipertensi. Ada banyak kasus dimana wanita hamil dengan hipertensi mampu menjaga kehamilan sampai dengan kelahiran dengan selamat. Dengan bantuan medis selama kehamilan, komplikasi selama kehamilan dapat dicegah. Bagaimanapun juga, hipertensi selama kehamilan selalu dibutuhkan perhatian khusus. Wanita hamil yang menderita hipertensi dimulai sebelum hamil, memiliki kemungkinan komplikasi pada kehamilannya lebih besar dibandingkan dengan wanita hamil yang menderita hipertensi ketika suda...

Olahraga Tidak Mengenal Batasan Usia

Tidak diragukan lagi bahwa olahraga bisa membuat tubuh sehat, dan pikiran menjadi segar. Tetapi kebanyakan orang, semakin tua usia semakin jarang untuk berolahraga ataupun beraktifitas. Berdasarkan data yang dihasilkan dari suatu survey, bahwa golongan usia yang paling aktif adalah antara usia 2 tahun – 15 tahun. Kemudian urutan berikutnya adalah golongan usia 16 tahun – 64 tahun. Dan yang terakhir adalah golongan usia 65 tahun keatas. Bahkan data lain mencatat, golongan usia 70 tahun keatas, sekitar 44% dari populasi hanya melakukan aktifitas berjalan kaki selama 20 menit atau kurang dalam setahun, atau bahkan tidak pernah melakukan sama sekali aktifitas atau olahraga meskipun hanya berjalan kaki. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tua usia seseorang, semakin malas mereka melakukan olahraga ataupun beraktifitas. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berdasar hasil penelitian di University of Dundee , yang diterbitkan di jurnal Age and Ageing , alasan utama mereka adalah mereka sudah ti...

Harapan Baru Pengobatan Virus HIV

Menurut laporan jurnal “ New England Journal of Medicine ”, seorang penderita virus HIV dengan leukemia yang berumur 42 tahun, secara tiba-tiba tidak terdeteksi gejala AIDS setelah dilakukan transplantasi stem cell dari donor dan terjadi mutasi gen yang mengakibatkan resisten terhadap virus HIV. Hingga 2 tahun setelah proses transplantasi dilakukan, penderita tidak lagi menampakkan gejala-gejala AIDS. Pada laporan tersebut, tim medis yang dipimpin oleh Dr. Gero Hutter dari Jerman mengatakan bahwa awalnya transplantasi stem cell dari penderita tersebut adalah untuk penanganan leukemia -nya, bukan penanganan virus HIV-nya. Namun setelah itu terjadi mutasi gen yang mengakibatkan sel darah menjadi resisten terhadap virus HIV. Mutasi tersebut terjadi pada reseptor yang dikenal sebagai CCR5, yang secara normal ditemukan pada permukaan T cell – sel pada sistem kekebalan tubuh yang diserang oleh virus HIV. Gen yang telah bermutasi tersebut dikenal sebagai CCR5 delta 32, dan ditemukan pa...

Hubungan Usia Hidup Pria Dengan Usia Istri

Hasil riset yang dilakukan oleh Germany’s Max Planck Institute akhir-akhir ini mengatakan bahwa seorang pria dengan istri yang jauh lebih muda dengan jarak usia antara 15 tahun – 17 tahun, mempunyai rata-rata usia hidup lebih lama dengan prosentase 15%. Dengan kata lain bahwa rata2 usia hidup pria meningkat 15% pada pria-pria yang beristri jauh lebih muda. Sedangkan untuk jarak usia 7 tahun – 9 tahun, usia rata-rata hidup meningkat 11%. Begitu juga dengan seorang pria yang menikahi wanita yang jauh lebih tua, rata-rata usia hidup mereka menjadi lebih kecil atau berkurang. Hasil riset ini tidak berlaku bagi wanita, dimana perbedaan usia yang besar dengan suami baik usia suami lebih tua maupun lebih muda, justru menurunkan rata-rata usia hidup. Wanita dengan jarak usia 7 tahun – 9 tahun, baik lebih tua maupun lebih muda dari usia suami, rata-rata usia hidupnya berkurang 20%. Sedangkan wanita yang jarak usianya dengan usia suami sebesar 15 tahun – 17 tahun, rata-rata usia hidupnya ber...