Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hubungan

Gangguan Kepribadian Skizoid

Pada populasi orang dewasa, diperkirakan kurang dari 1% yang menderita Gangguan Kepribadian Skizoid. Dan sedikit lebih banyak penderita pria daripada wanita. Tanda-tanda Gangguan Kepribadian Skizoid, antara lain : Hanya sedikit aktifitas yang memberikan kebahagiaan. Emosi dingin, afek datar. Kurang mampu untuk menyatakan kehangatan, kelembutan, atau kemarahan terhadap orang lain. Ketidak-perdulian yang nyata terhadap pujian atau kecaman. Kurang tertarik untuk menjalin pengalaman seksual dengan orang lain (dengan memperhitungkan usia). Hampir selalu memilih aktivitas yang menyendiri. Dirundung oleh fantasi dan instropeksi yang berlebihan. Tidak mempunyai teman dekat atau hubungan pribadi yang akrab, dan keinginan untuk mempunyai hubungan seperti itu. Sangat tidak sensitif terhadap norma dan kebiasaan sosial yang berlaku. Tidak termasuk : Sindrom Asperger, Gangguan Waham, Gangguan Skizoid masa kanak-kanak, Skizofrenia, Gangguan Kepribadian Skizopital . Psikodinamika Ganggua...

Kapan Harus Memutuskan Menikah

PERNIKAHANAN merupakan komitmen antara dua orang yang tidak boleh disalahgunakan. Pastikan Anda menikah untuk alasan yang tepat, bukan untuk alasan yang salah. Rasanya tak ada salahnya Anda mengajukan tiga pertanyaan berikut pada diri sendiri sebelum memutuskan naik pelaminan. 1. Apakah Anda berdua saling cocok? Di dalam sebuah perkawinan, definisi kecocokan agak sedikit berbeda dan artinya lebih dari hanya memiliki kesamaan hobi, gemar makanan yang sama, film dan musik yang sama, dan seterusnya. Cocok di dalam sebuah perkawinan adalah memiliki kemampuan beradaptasi untuk berubah. Penting diingat, manusia secara tetap berubah dari hari ke hari dan akan terus demikian di dalam perkawinan. Pekerjaan, anak-anak, mertua, merupakan beberapa perubahan yang berlangsung di dalam perkawinan. Kuncinya adalah memiliki pandangan yang sama dan tahu bagaimana mengatasi hubungan Anda berdua bila memiliki pandangan yang berbeda. 2. Apakah Anda berdua saling percaya? Perkawinan tanpa rasa ...

Cara Menolak Cinta Atasan

Banyak sekali kasus tentang hubungan antara atasan dengan bawahan, baik hubungan yang harmonis maupun hubungan yang kurang harmonis, termasuk hubungan perasaan. Jika hal tersebut terjadi pada anda, hal utama yang harus dilakukan adalah tetap pada sebuah pemikiran yang tegas. Sikap tegas anda adalah modal penting dalam masalah ini. Sikap tegas yang saya maksudkan di sini bukan dengan menolak secara kasar, termasuk menolak pernyataan perasaan atasan anda dengan cara kurang menyenangkan di depan teman kantor anda. Tetaplah dengan sikap yang simpatik, afirmatif dan jangan ragu untuk berkata “tidak”. Katakan dengan bahasa yang rasional dan obyektif, seperti “Maaf, saya cuma orang baru di kantor, belum sempat memikirkan hal tersebut”. Atau juga, “Maaf, saya belum tertarik menjalin hubungan dengan orang lain”. Atau yang lebih masuk akal lagi adalah berterus terang jika memang anda sudah punya kekasih. Hal kedua yang harus anda lakukan adalah jangan menghindar tanpa memberi kepastian. Kala...