Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penelitian

Masturbasi (Onani) Dan Kanker Prostat

Menurut penelitian baru dari peneliti Inggris, pria yang sering berhubungan seks di usia 20-an dan 30-an memiliki resiko menderita kanker prostat lebih besar di kemudian hari. Bahkan para peneliti menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi (onani), memiliki resiko yang lebih besar menderita kanker prostat, dibandingkan dengan mereka yang sering berhubungan seks dengan pasangan. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Polyxeni Dimitropoulou dari University of Cambridge . Dia dan rekan-rekannya menggunakan kuesioner untuk memeriksa aktivitas seksual lebih dari 400 pria yang telah didiagnosis menderita kanker prostat sebelum usia 60, bersama dengan lebih dari 400 peserta kontrol. Para peneliti mengajukan pertanyaan tentang seks dalam kehidupan mereka, termasuk usia pada waktu berhubungan seksual pertama kali, frekuensi masturbasi (onani) dan hubungan seksual, jumlah pasangan seksual dan sejarah penyakit menular seksual yang pernah diderita. Peneliti tertarik untuk melihat hubungan a...

Mengasuh Anak Mampu Mengurangi Tekanan Darah Pada Orang Tua

Memiliki anak mungkin bisa membuat anda pusing, tidak bisa tidur malam dan sejumlah kekhawatiran tentang uang, kesehatan dan sekolah. Tapi menurut penelitian, membesarkan anak, benar-benar dapat menurunkan tekanan darah. Kesimpulan berasal dari sebuah penelitian pada 198 orang dewasa yang dilengkapi dengan monitor tekanan darah selama 24 jam ketika mereka menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Para peneliti juga memperhitungkan faktor lain yang dapat mempengaruhi tekanan darah, seperti kesehatan, usia, berat badan, olahraga, pekerjaan dan makanan-minuman. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Annals of Behavioural Medicine , dengan hasil penelitian, rata-rata tekanan darah sistolik 4,5 poin lebih rendah untuk orang tua (sudah memiliki anak) daripada yang belum memiliki anak. Sedangkan tekanan darah diastolik , 3 poin lebih rendah. Efeknya lebih kuat pada kalangan wanita, dimana wanita yang sudah memiliki anak memiliki rata-rata 12 poin sistolik dan 7 poin diastolik lebih renda...

Penyebaran Vaksin Malaria Melalui Nyamuk

Ilmuwan Eropa akhir-akhir ini melakukan penelitian yang sangat berani dengan menyebar parasit malaria melalui perantara nyamuk. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut adalah bahwa setiap orang yang telah menerima vaksin malaria sebelum mendapatkan gigitan nyamuk, kebal terhadap parasit malaria. Sedangkan yang belum mendapatkan vaksin malaria, tidak kebal dan berkembang menjadi penyakit malaria. Memang penelitian yang dilakukan tersebut merupakan penelitian kecil yang tidak dapat digolongkan dalam penelitian yang teruji. Namun hasil penelitian tersebut menunjukkan titik cerah dalam pengembangan vaksin malaria yang efektif melawan salah satu penyakit yang mematikan. Menurut Dr. Carlos Campbell dari Program for Appropriate Technology in Health ( PATH ), yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine , "Seluruh parasit malaria merupakan agen imunisasi yang paling ampuh, meskipun lebih sulit untuk mengembangkannya". Malaria membunuh hampir satu juta orang setia...

Alzheimer Mencegah Kanker dan Kanker Mencegah Alzheimer

Para peneliti telah menemukan bahwa penderita penyakit Alzheimer memiliki sedikit kemungkinan menderita kanker dan penderita kanker memiliki sedikit kemungkinan menderita penyakit Alzheimer . Meskipun alasan tidak diketahui, namun temuan yang digabungkan dengan penelitian sebelumnya yang berfokus pada kanker dan penyakit Parkinson , menunjukkan tren yang jelas yaitu kanker berhubungan dengan penyakit neurodegeneratif . Peneliti merekrut 3.020 orang relawan yang berusia 65 tahun lebih, dimana 164 orang (5,4%) sudah menderita penyakit Alzheimer dan 522 orang (17,3%) sudah didiagnosis menderita penyakit kanker. Semua ditindaklanjuti selama rata-rata 5 tahun untuk melihat apakah mereka mengidap demensia setelahnya dan rata-rata 8 tahun untuk melihat apakah mereka mengidap kanker setelahnya. Selama penelitian, 478 orang menderita demensia dan 376 orang menderita kanker invasif . Anehnya, untuk orang yang menderita penyakit Alzheimer sebelumnya, resiko terserang penyakit kanker berk...

Pendidikan Seks Remaja Dan Orang Tua

Kebanyakan orang tua selalu menunda-nunda untuk membicarakan tentang seks dengan anak remaja mereka. Dan ketika orang tua mulai membicarakannya dengan anak remaja mereka, sering sudah terlambat. Menurut penelitian, sebagian remaja sudah pernah berhubungan seks pada saat orang tua mereka mencoba untuk membicarakan seks dengan mereka. Memang penelitian tersebut dilakukan di Amerika Serikat, tapi remaja-remaja di Indonesia juga mempunyai perilaku yang sangat memprihatinkan. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Pediatrics , 114 keluarga yang diwawancarai pada masalah-masalah mulai dari perubahan tubuh pada masa pubertas sampai dengan kondom dan kehamilan. Dalam satu sesi, peneliti menanyakan kepada para remaja dan orang tua mereka secara terpisah, tentang kapan topik ini dibahas oleh mereka. Kemudian hasilnya dibandingkan dengan jawaban para remaja tentang aktivitas seks pertama mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata, remaja telah berhubungan se...

Bermain Di Luar Rumah Baik Untuk Kesehatan Anak

Para peneliti telah menemukan bahwa bakteri pada permukaan kulit memiliki peran penting dalam mencegah peradangan pada luka. Dengan mengurangi respon imun yang terlalu aktif, yang bisa menyebabkan luka dan memar menjadi bengkak dan nyeri. Penemuan ini memperkuat penemuan sebelumnya yang menunjukkan bahwa paparan kuman pada anak usia dini bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap alergi. Disebut " hygiene hypothesis ", yang sebelumnya digunakan untuk menjelaskan mengapa peningkatan jumlah penderita alergi pada anak-anak, seperti eksim, lebih banyak terdapat di negara-negara maju. Penemuan ini mendesak kepada orangtua untuk memberikan kebebasan lebih besar kepada anak-anak untuk bermain di luar rumah. Para ahli di University of California di San Diego melakukan penelitian tersebut dengan mempelajari tikus dan kultur sel manusia dalam laboratorium. Tim penliti, yang dipimpin oleh dermatolog Profesor Richard Gallo, menemukan bahwa bakteri yang disebut staphylococcus , dapat m...

Bahan Kimia Plastik Bisa Membuat Anak Laki-Laki Menjadi Feminin

Bahan kimia dalam plastik bisa merubah otak bayi laki-laki menjadi "lebih feminin", menurut penelitian di Amerika Serikat. Janin laki-laki di dalam rahim yang terkena dosis tinggi bahan kimia dalam plastik, setelah lahir dan tumbuh-kembang, cenderung menghindari permainan kasar dan kacau layaknya permainan seorang anak laki-laki. Dalam International Journal of Andrology , tim peneliti dari University of Rochester mengkawatirkan keamanan ftalat ( phthalates ); bahan kimia yang banyak ditemukan pada lantai vinil dan tirai kamar mandi PVC. Perabot Plastik Di Uni Eropa, ftalat telah dilarang beberapa tahun yang lalu karena memiliki kemampuan untuk mengganggu beberapa hormon dalam tubuh. Namun, ftalat masih banyak digunakan dalam berbagai jenis perabot rumah tangga, termasuk mebel dan kemasan plastik. Terdapat berbagai macam ftalat dan beberapa diantaranya memiliki kemampuan mengganggu hormon estrogen . Pada wanita hamil, hal ini bisa mempengaruhi janin laki-laki lahir de...

Apa Yang Terjadi Ketika Kita Mati

Pernahkah anda mendengar cerita "seseorang hidup lagi setelah beberapa jam dinyatakan mati"? The AWARE Study ( Awareness During Resuscitation ) adalah Penelitian Ilmiah Internasional tentang fenomena " out-of-body ", yaitu kejadian nyaris mati, atau kejadian " hidup lagi setelah dinyatakan mati ". Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa kematian tidaklah datang dalam satu momen, namun lebih pada suatu proses. Orang-orang terkadang berkata bahwa mereka melihat kilasan hidup mereka sebelum mata mereka melihatnya sendiri, namun beberapa peristiwa (beberapa dari mereka yang tersadar setelah begitu dekat dengan kematian), melaporkan pengalaman kematian atau paling tidak sangat dekat dengan itu. Hal tersebut adalah fenomena yang sangat jarang terjadi, dan mendapat perhatian ilmuwan yang mencari jawaban atas pertanyaan apa yang mendasari kematian, dan kapan kematian sebenarnya muncul. Sebuah Studi Internasional berusaha keras menerapkan ilmu pengetahuan unt...

Kebiasaan Buruk Yang Baik Untuk Kesehatan

"Jangan mudah marah, karena bisa meningkatkan tekanan darah tinggi." "Jangan sering minum minuman bersoda, karena bisa merusak gigi dan menyebabkan kegemukan." Kita pasti pernah atau bahkan sering mendengar nasihat-nasihat seperti di atas, untuk menghentikan kebiasaan buruk kita. Memang yang namanya kebiasaan buruk pastilah merugikan bagi kita, namun berdasarkan penelitian, tidak semua kebiasaan buruk itu merugikan. Ada beberapa kebiasaan buruk yang justru baik untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang baik untuk kesehatan. Marah : baik untuk menjaga tekanan darah. Kita sudah terbiasa diperingatkan untuk menahan amarah karena bisa menyebabkan Tekanan Darah Tinggi ( hipertensi ), tetapi sekarang hal itu tidak berlaku karena melepaskan amarah memberikan keuntungan bagi kesehatan. Peneliti dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh menemukan bahwa orang yang segera merespon sesuatu hal yang menjengkelkan (yang bisa menyebabkan stres...

Keuntungan Minum Kopi

Berita gembira buat para peminum kopi. Berdasar penelitian, kopi bukan makanan / minuman yang memiliki banyak resiko memperburuk kesehatan. Bahkan dalam beberapa keadaan, kopi memberikan keuntungan bagi kesehatan. Karena kopi mampu mencegah diabetes, kanker hati, cirrhosis, dan Sindrom Parkinson's. Selama ini, banyak peneliti / ilmuwan yang tidak bisa membedakan antara efek samping kopi dengan efek samping rokok, karena kebanyakan dari para peminum kopi adalah perokok. Rob van Dam , ilmuwan dan ahli epidemiologi dari Harvard School of Public Health , mengatakan "Selama ini kopi dianggap sebagai minuman yang sangat tidak sehat, namun sekarang kami memiliki pandangan yang lebih seimbang terhadap kopi. Kami tidak mengatakan kopi adalah minuman kesehatan, namun kopi adalah salah satu pilihan minuman yang baik." Dalam pandangan umum, kopi selalu berhubungan dengan kafein atau sebaliknya. Menurut Terry Graham , ilmuwan dari University of Guelph in Ontario - Canada, kopi ...

Perokok Lebih Cepat Pikun

Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa seorang perokok, akan mengalami masalah ingatan pada usia pertengahan. Mulai pada awal usia 40 hingga 50 tahun, perokok akan mengalami penurunan daya ingat secara cepat, dibandingkan dengan bukan perokok. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Public Health menunjukkan hubungan yang antara rokok dan pikun tampak lebih kuat pada orang yang merokok lebih dari 20 batang setiap harinya. Dr. Marcus Richards mengatakan penyebab rokok mempercepat hilangnya daya ingat masih belum jelas. "Kami menduga, rokok bisa mempercepat gangguan memori dengan meningkatkan resiko hipertensi. Dan hipertensi dapat merusak otak," jelas peneliti dari University College London ini. Alternatif lainnya, bahan kimia dalam rokok sigaret juga bisa merusak otak secara langsung. "Apapun alasannya, hasil penelitian ini sudah jelas," tambahnya. "Ini adalah salah satu alasan agar orang berhenti merokok." Penelitian ini ...