Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Stroke

Penyebab Dan Gejala Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik terjadi bila pembuluh darah di dalam otak pecah. Otak sangat sensitif terhadap perdarahan, dan kerusakan dapat terjadi dengan sangat cepat. Pendarahan di dalam otak dapat mengganggu jaringan otak, sehinga menyebabkan pembengkakan, mengumpul menjadi sebuah massa yang disebut hematoma. Pendarahan juga meningkatkan tekanan pada otak dan menekan tulang tengkorak. Stroke hemoragik dikelompokkan menurut lokasi pembuluh darah : Intracerebral hemoragik , pendarahan terjadi di dalam otak. Subarachnoid hemoragik , pendarahan di daerah antara otak dan jaringan tipis yang menutupi otak. Stroke hemoragik paling sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi, yang menekankan dinding arteri sampai pecah. Penyebab lain terjadinya stroke hemoragik adalah : Aneurisma , yang membuat titik lemah dalam dinding arteri, yang akhirnya dapat pecah. Hubungan abnormal antara arteri dan vena, seperti kelainan arteriovenosa . Kanker, terutama kanker yang menyebar ke otak dari organ jauh s...

Depresi Memperparah Penyakit Jantung

Depresi atau penyakit suasana hati ternyata tidak boleh dianggap enteng. Bila muncul bersamaan dengan penyakit jantung koroner atau stroke, depresi cenderung akan memperparah kondisi penyakit, bahkan dapat memicu terjadinya kematian. Depresi memiliki hubungan timbal balik dengan penyakit non-infeksi seperti jantung dan stroke. Depresi yang hadir bersamaan dengan jenis penyakit tersebut, dapat meningkatkan risiko kematian (mortalitas) dan memperparah derajat kesakitan (morbiditas). Studi-studi tentang depresi pada pasien penyakit jantung menunjukkan angka prevalensi sebesar 18 hingga 60 persen. Studi-studi epidemiologis juga menunjukkan peningkatan angka mortalitas pasien penyakit jantung akibat menderita pula depresi. Proporsi terbesar dari gangguan depresi ditemukan pada penderita yang mengalami penyumbatan pada pembuluh darah jantung (infark miokard akut/AMI) sebesar 69 persen. Juga didapatkan hubungan bermakna antara depresi, stresor psikososial dan derajat keparahan AMI. P...