Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Vaksin

Pengembangan Vaksin Leukemia (Kanker Sel Darah)

Vaksin leukemia sedang diuji pada pasien untuk pertama kalinya, sebuah terobosan yang dapat menawarkan harapan bagi ribuan penderita leukemia . Peneliti Inggris telah mengembangkan vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah kekambuhan penyakit leukemia setelah dilakukan kemoterapi (pengobatan) atau transplantasi sumsum tulang. Diharapkan vaksin ini bisa mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan leukemia , dan dapat digunakan untuk mengobati jenis kanker lainnya. Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah putih dan sumsum tulang, dan menyerang sekitar 7.200 pasien baru per tahun. Sekitar 4.300 meninggal setiap tahun karena penyakit ini. Tingkat ketahanan hidup terbaru menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari penderita leukemia meninggal dalam waktu lima tahun setelah diagnosis. Penanganan leukemia dibagi dalam dua tahap, kemoterapi untuk membersihkan tubuh dari penyakit, kemudian untuk mencegah kekambuhan digunakan kemoterapi atau transplantasi sumsum tulang. Gagasan...

Penyebaran Vaksin Malaria Melalui Nyamuk

Ilmuwan Eropa akhir-akhir ini melakukan penelitian yang sangat berani dengan menyebar parasit malaria melalui perantara nyamuk. Hasil yang didapat dari penelitian tersebut adalah bahwa setiap orang yang telah menerima vaksin malaria sebelum mendapatkan gigitan nyamuk, kebal terhadap parasit malaria. Sedangkan yang belum mendapatkan vaksin malaria, tidak kebal dan berkembang menjadi penyakit malaria. Memang penelitian yang dilakukan tersebut merupakan penelitian kecil yang tidak dapat digolongkan dalam penelitian yang teruji. Namun hasil penelitian tersebut menunjukkan titik cerah dalam pengembangan vaksin malaria yang efektif melawan salah satu penyakit yang mematikan. Menurut Dr. Carlos Campbell dari Program for Appropriate Technology in Health ( PATH ), yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine , "Seluruh parasit malaria merupakan agen imunisasi yang paling ampuh, meskipun lebih sulit untuk mengembangkannya". Malaria membunuh hampir satu juta orang setia...